Online

Statistik User

  • Pengunjung hari ini :0
  • Pengunjung Online :0
  • Total pengunjung :160

Social Networking

  •     

Sule-Soft on Android

  • sule-soft

Dasar Pemrograman PHP dan MySQL untuk Aplikasi Website CMS (Bagian 4)

Setelah kita mempelajari tentang penggunaan Normalisasi database (pada bagian 3), maka sekarang saatnya kita praktekan untuk dikonversi menjadi table di MySQL dan membuat koneksi antara Database dengan PHP. Setelah sebuah model data dinormalisasikan dan siap untuk diubah menjadi database fisik, ada beberapa langkah penerjemah yang harus dilakukan. Berikut langkah-langkah untuk membuat sebuah Database di MySQL :

  1. Setiap entitas menjadi tabel tersendiri.
  2. Setiap atribut menjadi kolom-kolom tabel tersebut, dengan tipe data yang sesuai.
  3. Identifier entitas tersebut menjadi kolom ID yang tidak boleh kosong (NOT NULL) dan berisi indeks yang unik. ID unik ini dalam database dinamakan primary key.
  4. Relasi diterjemahkan menjadi foreign key

Skema fisik model data yang dihasilkan adalah sebagai berikut :

Perhatikan penghilangan spasi, penentuan tipe data dan penyeragaman kapitalisasi untuk portabilitas skema untuk digunakan dalam berbagai implementasi RDBMS yang mungkin berbeda dalam case-sensistivity.

Buatlah Database penerbit dan tabel-tabelnya dengan MySQL. Bila anda kesulitan untuk membuatnya, anda bisa membuka kembali pada bagian 2..:D

Bila anda sudah membuat database beserta tabel-tabelnya diatas, maka langkah selanjutnya adalah membuat konektor yang akan meng-koneksi-kan Database dengan bahasa pemrograman PHP. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :

  1. Buka File Explorer, kemudian buatlah folder penerbit di “[Drive Xampp]\xampp\htdocs\”, contoh : D:\xampp\htdocs\penerbit
  2. Buatlah Folder config didalam folder penerbit tersebut. (D:\xampp\htdocs\penerbit\config)
  3. Bukalah aplikasi GUI (Dreamweaver, notepad++,dll), kemudian buat file .php baru.
  4. ketikkan source code berikut ini untuk mengecek koneksi ke server : 
<?php
    	define("SERVER","localhost");
    	define("USERNAME","root");
    	define("PASSWORD","");
    	define("DATABASE","penerbit");

	$dbkoneksi = @mysql_connect(SERVER,USERNAME,PASSWORD);

    	if ($dbkoneksi) // Jika Ada Koneksi
    	{
        	echo "Koneksi Server Sukses";
    	}
    		else
    	{
        	echo "Koneksi Server Gagal".mysql_error();
    	}
?>


Simpan kode tersebut dengan nama koneksi.php 

  1. Buka browser, kemudian ketikkan URL : http://localhost/penerbit/config/koneksi.php lalu kemudian tekan enter
  2. Bila berhasil maka browser akan mempilkan tulisan “Koneksi Server Sukses”, cek kembali source code yang anda buat bila tulisan di browser “Koneksi Server Gagal”.
  3. Bila Koneksi server telah berhasil, maka langkah selanjutnya adalah mengkoneksikan database penerbit. Caranya adalah buka kembali file koneksi.php yang anda buat kemudian rubahlah source code tersebut :
  4. <?php
        		define("SERVER","localhost");
        		define("USERNAME","root");
        		define("PASSWORD","");
        		define("DATABASE","penerbit");
    
    		@mysql_connect(SERVER,USERNAME,PASSWORD);
    
     		if (!@mysql_select_db (DATABASE))
        		{
            		die ('<p>Gagal Akses Basis Data Karena : '.mysql_error().'</p>');
        		} 
        			else
        		{
            		echo "<p>Sukses Akses Basis Data ".DBNAME."</p>";        
        		}
    	?>
    
     
  1. Beberapa programmer atau bahkan anda pun bisa membuat lebih ringkas lagi source code dari koneksi ini asalkan kita tahu struktur dari sebuah file koneksi. Berikut versi lain dari file koneksi :Buka kembali browser anda, kemudian refresh atau ketikkan kembali URL : http://localhost/penerbit/config/koneksi.php lalu tekan enter
  2. Bila berhasil maka browser akan menampilkan tulisan “Sukses Akses Basis Data penerbit”, bila belum berhasil coba cek kembali source code anda..:)

Beberapa programmer bahkan anda pun bisa membuat lebih ringkas lagi source code dari koneksi ini asalkan kita tahu struktur dari sebuah file koneksi. Berikut versi lain dari file koneksi :

<?php
	$server  	= “localhost”;
	$username	= “root”
	$password	= “”;
	$database	= “penerbit”;
	
	mysql_connect($server,$username,$password) or die(“Koneksi Server Gagal!!”);
	mysql_connect_db($database) or die(“Koneksi Database Gagal!!”);
?>

Bagian pertama adalah membuat variable koneksi :Inti dari sebuah file koneksi adalah : 

$server  	= “localhost”;		// Menunjuk server yang dipilih 
$username	= “root”		// Validasi username dari server tersebut (default : root)
$password	= “”;			// Validasi password dari server tersebut (default : blank / kosong)
$database	= “penerbit”;		// Menunjuk database yang dipilih

Bagian kedua adalah mengkoneksikan langsung dengan server :

mysql_connect($server, $username, $password); 

Bagian ketiga adalah mengkoneksikan langsung dengan database setelah server tersambung :

mysql_connect_db($database);

Demikian ilmu yang sedikit saya bagi pada bagian ke 4 ini, pemahaman pada setiap source code adalah penting!! Pahamilah dulu struktur dari code yang akan anda tulis. Penulis mengharapkan anda tidak langsung meng-copas source code dari halaman ini, akan tetapi cobalah anda ketik satu persatu code tersebut agar anda lebih memahami bila ada kesalahan ketik atau kesalahan code. Bila ada pertanyaan atau hal yang anda belum mengerti silahkan anda buat pertanyaan pada comment dibawah ini. Terima Kasih telah berkunjung di website ini.. Go OpenSource!

Berita Terkait

Belum Ada Komentar

Isi Komentar